Selasa, 08 Februari 2011

artikel bidang pertahanan dan keamanan.


NFORMATION SECURITY MANAGEMENT SYSTEM
Informasi adalah salah satu asset penting yang sangat berharga bagi  kelangsungan hidup suatu organisasi atau bisnis, pertahanan  keamanan dan keutuhan negara, kepercayaan publik atau konsumen,
sehingga harus dijaga ketersediaan, ketepatan dan keutuhan informasinya. Informasi dapat disajikan dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video. Tersimpan dalam komputer atau media penyimpanan external lain (seperti: harddisk, flashdisk, CD, DVD, dan lain-lain), tercetak / tertulis dalam media kertas atau media bentuk lainnya. Manajemen pengelolaan informasi  menjadi penting ketika terkait dengan kredibilitas dan kelangsungan hidup orang banyak. Perusahaan penyedia jasa teknologi informasi (TI), media pemberitaan, transportasi, perbankan hingga industri lainnya yang sedikit sekali bersentuhan dengan teknologi informasi, seperti:  perusahaan penyedia makanan, penginapan, pertanian, peternakan dan lain-lain. Ketika perusahaan  menempatkan informasi sebagai
infrastruktur kritikal (penting), maka pengelolaan keamanan informasi yang dimiliki menjadi  prioritas utama demi kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan. 
Kata Kunci: Information Security, ISMS, ISO
Keamanan data secara tidak langsung dapat memastikan kontinuitas bisnis, mengurangi resiko, mengoptimalkan return on investment dan mencari kesempatan bisnis. Semakin banyak informasi perusahaan yang disimpan, dikelola dan di-sharing maka semakin besar pula resiko terjadinya kerusakan, kehilangan atau ter-ekspos-nya data ke pihak eksternal yang tidak diinginkan. 
Bersikap ”over protektif” terhadap informasi yang dimiliki, mungkin
dapat membuat kita lelah dengan terus menerus mengawasinya,
merasa was-was bila sebentar saja  meninggalkannya. Para pekerja,
mitra usaha juga pelanggan, menjadi tidak nyaman karena merasa
tidak dipercaya. Membuka secara  luas akses terhadap informasi
penting dan rahasia, mungkin bukan hal yang bijaksana. Faktor-faktor
tersebut dapat membuat pemilik  informasi bingung harus bersikap
bagaimana.
Sistem pengelolaan keamanan informasi dalam hal ini, menjadi
penting untuk dipahami, diupayakan atau dicoba untuk
diimplementasikan agar informasi dapat dikelola dengan benar,
sehingga perusahaan atau instansi  dapat lebih fokus mencapai visi
yang sudah ditetapkan, atau  melakukan hal-hal lain untuk
perkembangan usaha, atau lebih fokus dalam memberikan layanan
terbaik bagi pelanggan (masyarakat).
Teknologi bukanlah satu-satunya aspek yang harus kita perhatikan
ketika mempertimbangkan serta memikirkan bagaimana cara yang
paling baik untuk memastikan bahwa data dan informasi perusahaan
tidak diakses oleh pihak-pihak yang tidak memiliki hak. Proses dan
manusia adalah dua aspek yang tidak kalah pentingnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar